Masalah  pengadaan air bersih, khususnya daerah sulit air, daerah kering ataupun daerah tepi pantai, sampai sekarang masih menjadi permasalahan  yang tak  kunjung henti, berbagai usaha telah dilakukan, berbagai teknologi telah diterapkan, namun beberapa diantaranya masih belum mendapatkan hasil yang maksimal.  Apalagi penebangan hutan dilakukan secara liar oleh tangan tangan yang tidak bertanggung jawab, menambah krisis air semakin berkepanjangan. Cadangan air di musim kemarau jauh berkurang, sehingga  air sulit ditemukan.

Peningkatan kebutuhan air untuk pemenuhan kebutuhan air sehari-hari seperti untuk minum, mandi, keperluan industri maupun untuk kebutuhan rumah tangga lainnya telah memicu ketersediaan air menjadi terbatas. Untuk mengatasi keterbatasan ketersediaan air tersebut, maka perlu dilakukan terobosan baru untuk menanggulanginya yaitu berupa tindakan nyata untuk mencari potensi air tanah yang baru. Seperti yang diketahui bahwa potensi air tanah pada dasarnya sangat melimpah. Akan tetapi letak dan kedalaman dari air tanah tersebut membutuhkan sebuah pengetahuan dan teknologi untuk dapat menemukannya. Salah satu pengetahuan dan teknologi tersebut ialah pengetahuan kebumian yang diselaraskan dengan penerapan teknologi dalam prosesnya yang selanjutnya kita sebut sebagai GEOFISIKA TEKNIK. Geofisika teknik ini merupakan sebuah metode/ilmu yang digunakan untuk  eksplorasi bawah permukaan bumi berdasarkan konsep atau pendekatan fisis terhadap sifat bumi/batuan itu sendiri.

Dengan eksplorasi terpadu dan terintegrasi dari berbagai ilmu kebumian dimulai dari Study Geologi, Geomorfologi, Kajian Hidrogeologi, Deteksi GEOSTATIK  (pola aliran), dan Deteksi GEOLISTRIK (Pola Struktur Lapisan) Resistivitas 2D metode Wenner-Schlumberger, Kami  PT. ND GEOBAYASHI (Kontraktor Pengeboran Sumur Dalam) dapat memastikan keberadaan potensi air bawah tanah yang meliputi struktur lapisan tanah/batuan, kedalaman akuifer (lapisan pembawa air), tingkat kekerasan struktur lapisan, tebal lapisan akuifer dan debit air, serta dapat membedakan akuifer air tawar dan air asin.

Pengeboran sumur dalam menjadikan pilihan tepat, karena sumur dangkal dirasa sudah tidak memenuhi lagi atau supply PDAM dirasa kurang stabil dan cukup mahal.  Di kalangan Industri, Perhotelan, Mall, Kondominium, Apartement, dll, sekalipun sudah di supply dari PDAM, namun  pengadaan air bersih masih menjadi kendala. Banyak Perusahaan, Perhotelan, dll. telah mengambil langkah bijak dengan memadukan air PDAM dengan air Sumur Dalam  dan hal ini mendatangkan Saving Cost yang tinggi. Harga  Air PDAM Rp 6.000/M³  bisa dihemat  hanya dengan Rp. 400/M³ untuk Sumur Air Tanah.
Dalam kondisi krisis seperti ini pemanfaatan air tanah dalam merupakan pilihan yang bijak.
Demikian informasi dan masukan ini Kami sampaikan, semoga dapat menjadikan pertimbangan untuk meningkatkan effisiensi biaya di bidang pemakaian air bersih.

Hormat Kami

Ir. N. Ari  Bayashi